Prospek Panas Bumi Kotamobagu

Prospek Panas Bumi Kotamobagu terletak di Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, dan Kabupaten Minahasa Selatan. Titik potensi panas bumi pada wilayah ini ada dua, yaitu Gunung Ambang dan Kotamobagu, dengan total potensi mencapai 100 MW.

Jenis batuan yang menyusun wilayah Kotamobagu berupa serpih dan batupasir dengan iterkalasi batugamping dan chert yang berumur Paleogen, yang ditumpangi oleh batuan vulkanik yang berumur Neogen dan Kuarter. Batuan vulkanik Neogen tersusun oleh breksi, tuf, dasit dan riolit yang berasal dari G. Simut dan G. Lemibut. Struktur geologi yang berkembang terdiri dari sesar-sesar yang berarah barat daya – tenggara, timur laut – barat daya dan barat – timur, sesar berbentuk tapal kuda yang membuka kearah barat yang diperkirakan sebagai kaldera.

Manifestasi panas bumi yang muncul di lapangan berupa mata air panas, fumarol, solfatara, dan batuan teralterasi. Hasil analisis kimia air panas menunjukkan bahwa air panas di Lapangan Panas Bumi Kotamobagu bertipe air sulfat dan bikarbonat. Berdasarkan interpretasi hasil studi geosains, lapangan ini memiliki fluida panas bumi dalam dua fasa dan suhu reservoar sebesar 280°C. PT Pertamina Geothermal Energy akan membuat dua Unit PLTP dengan kapasitas 2x20MW di Lapangan Panas Bumi Kotamobagu.


Sumber: Ditjen EBTKE Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, 2012, Profil Potensi Panas Bumi Indonesia